Kamis, 23 Januari 2014

SEPERTI KARANG YANG TAK BERTEPI



Seorang bidan yang bisa menjadi bidan oleh usahanya sendiri
Berusaha membenahi hidupnya yang ditinggal orang tua kandung
Dewasa bersama ibu angkat yang mencari nafkah melalui bubur jagung
Dari kecil hingga beranjak dewasa melalui jalan yang keras
Dengan keteguhan hati yang keras layaknya batu karang
Tetap mencoba hidup dan mulai membenahi hidupnya
Mulai membenahi masa depannya
Tidak mau tinggal diam hanya pasrah menanti pertolongan
Selalu hormat kepada ibu yang mengasuhnya
Meski hanya ibu angkat tetapi dia selalu berterimakasih kepadanya

Sekarang dia telah memiliki dua orang anak
Alangkah beruntungnya kedua anak tersebut
Memiliki sosok ibu yang memiliki keteguhan hati layaknya batu karang
Sekarang, kerasnya kehidupan yang dia jalani dulu
Dia ambil pelajaran berharganya dan memberi pelajaran kepada anak anak nya
Agar lebih menghargai hidup dan lebih menghargai yang namanya keluarga
Pentingnya sebuah kasih sayang kepada keluarga
Betapa berharganya keluarga
Itulah yang dia ajarkan kepada anak – anaknya
Kemudian mengajarkan kata maaf dan kata terimakasih
Betapa luas hatinya seperti tak bertepi
Memaafkan ketika anak – anaknya berbuat kesalahan
Dan berterimakasih ketika anak – anaknya memperoleh prestasi
Dan itulah yang bisa disebut dengan sosok yang sangat berharga
Tiada kata lain yang dirasa bisa anak – anaknya lontarkan selain terimakasih kembali
Dan mulai menunjukan prestasi dan membuat ibunya bangga

Hatinyalah yang SEPERTI KARANG YANG TAK BERTEPI
MARIA PASCOELA XIMENES PEREIRA
Penulisan Pada 26 Desember 2013
MADE SURYA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar